6 Tips Memilih Domain Yang Tepat Untuk Situs Kamu

Tips Memilih Domain
Ketika ingin mulai membuat blog, mungkin kamu mulai berpikir banyak nama blog di kepala kamu, lalu kamu pun memutuskan untuk mencari tips memilih nama domain yang tepat untuk blog kamu dan sampailah kamu pada situs sebatang.com ini.
Yang harus kamu ingat adalah nama domain yang kamu pilih itu akan menjadi identitas blog yang kamu punya selama blog kamu aktif. Jadi agar tidak sembarangan memilih nama domain, sebatang.com berinisiatif untuk membuat artikel  “6 Tips Memilih Domain Yang Tepat Untuk Situs Kamu”. Apa saja tips-tipsnya? Berikut akan sebatang.com bahas.

.

.

.

Domain Mudah Diketik, Dibaca dan Diucapkan

 

Tips Memilih Domain

 

Inilah faktor pertama yang harus kamu pertimbangkan ketika ingin memilih domain yang tepat untuk situs kamu. Pastikan nama domain mudah diketik, dibaca dan diucapkan.Kata “Rhythmix” mungkin mudah diucapkan, namun tidak pada pengetikan. Hindari kata-kata seperti itu.

Hindari juga tanda strip (-) juga istilah kata yang komplex seperti bahasa inggris yang sulit diketik saat memilih nama domain. Oh iya, hindari juga kata yang terlalu panjang untuk menjadi nama domain kamu.

Untuk memastikan nama domain pilihan kamu bagus atau tidak, coba lakukanlah tes sederhana seperti mintalah temanmu mengetik nama domain pilihan kamu ketika kamu menyebutkannya. Lihat! apakah mereka kesulitan mendengar/mengetiknya hingga memintamu mengulang untuk menyebutkan nama domainmu bahkan mengeja-nya? Jika mereka bisa langsung mengetikkan nama domain yang kamu sebutkan, itu sudah menjadi tanda awal domain yang kamu pilih tepat.

.

.

.

Domain Dapat Dijadikan Brand

 

 

Poin ke-dua ini juga sangat penting untuk kamu pertimbangkan dalam memilih nama domain, karena selain nama domain itu harus mudah diketik, dibaca dan diucapkan, domain pilihan kamu juga harus brand-able atau tepat untuk dijadikan brand.

Sekali lagi ingat, bahwa nama domain ini adalah penanda situsmu. Memilih nama domain, berarti memilih seperti apa situs kamu ingin dikenal orang.

Jika kamu berjualan kopi aceh saring, kamu sudah tidak bisa memilih nama domain “jualkopiacehsaring.com” untuk meningkatkan SEO misalnya, karena pada tahun 2012 algoritma google telah berubah yang intinya disitu google ingin mengatakan bahwa jangan mengandalkan “Exact-Match” domain karena bisa dianggap situs berkualitas rendah. Nama “kopisaring.com” lebih brand-able dibanding “jualkopiacehsaring.com”.

.

.

.

Usahakan Menggunakan Ekstensi “.com”

 

 

Alasan memilih nama domain dengan ekstensi “.com” sebenarnya cukup sederhana. Yakni, karena secara intuitif orang sudah terbiasa dengan domain ber-ekstensi “.com” .

Namun bila nama domain yang kamu inginkan sudah ada dengan ekstensi “.com” , kamu bisa memilih “.org” sebagai alternatif kedua  jika audience situs kamu ditarget secara global, atau ekstensi “.id” jika target audience situs adalah orang-orang Indonesia.

Bahkan jika memungkinkan secara budget, kamu bisa keep domain pilihan kamu dengan ketiga ekstensi di-atas. Namun jika tidak, pilih salah satu saja cukup.

.

.

.

Jangan Habiskan Waktu & Uang Untuk Mencari Domain

 

Tips Memilih Domain

 

Jika kamu mengumpulkan daftar nama domain begitu banyak dan malah membuat kamu semakin bingung mau gunakan yang mana? jangan khawatir! Sebaiknya kamu pilih yang paling sesuai dengan 3 poin di atas.

Intinya, kamu jangan menghabiskan terlalu banyak waktumu hanya untuk mencari nama domain yang tepat. Apalagi karena kamu memiliki banyak daftar nama domain, kamu malah menyewa semua domain yang ada di daftarmu. Kamu juga jangan terlalu membuang uang hanya untuk domain.

Yang terpenting disini adalah kamu segera mulai situsmu. Jika sudah mulai dan kamu ingin mengganti nama domain di tengah jalan, kamu bisa kok menggantinya.

.

.

.

Hindari Membeli Dengan Harga Mahal Dari Pihak ke-3

 

 

Terkadang nama domain yang kita inginkan memang sudah tak tersedia, namun setelah dicek ternyata domain itu dimiliki pihak ke-3 atau yang pertamakali mendaftarkannya dan kamu bisa mendapatkannya dengan harga yang cukup tinggi.

Cara ini sangat tidak direkomendasikan! Karena selain mahal, latarbelakang domain tersebut juga harus dipertimbangkan.Dikhawatirkan domain tersebut pernah digunakan untuk situs-situs ilegal, melanggar hukum, perjudian atau pornografi yang apabila kamu menggunakannya, situs kamu akan mendapat nilai buruk dari mesin pencari seperti google, bing dan lainnya. Belum lagi resiko penipuan yang cukup tinggi.

Sebaiknya hindari membeli domain dari pihak ke-3 seperti itu, dan lebih baik lagi kamu menggunakan domain yang masih tersedia alias masih baru yang dapat kamu miliki dengan harga normal.

.

.

.

Domain Bukan Merek Dagang Milik Orang Lain

 

 

Sebelum membeli domain, pastikan terlebih dahulu apakah nama domain yang kamu pilih melanggar hak cipta atau merek dagang milik orang lain atau bukan?

Untuk mengecek-nya, kamu bisa mengunjungi situs Pangkalan Data Kekayaan Intelektual Indonesia disini. Jika nama domain yang ingin kamu pilih sudah menjadi merek dagang orang lain namun masih tersedia di situs pemesanan domain, sebaiknya jangan digunakan.

Dikhawatirkan apabila merek tersebut ingin membuat situs dengan nama yang telah kamu miliki, mereka memiliki kekuatan hukum yang lebih baik karena mereknya sudah terdaftar meskipun sebelumnya tidak memiliki website.

Jika belum terdaftar di website tersebut, kamu bisa mendaftarkannya apabila memungkinkan sebagai merek dagang kamu. Namun kamu harus menyiapkan biaya dari Rp 500.000 – Rp 2.000.000 untuk mendaftarkan merek tersebut sesuai dengan klasifikasi jenis usaha kamu.

 

Baca Juga: 5 Tips Menentukan Topik Untuk Niche Blog

 

Itulah tadi 6 poin tips memilih domain yang tepat untuk situs kamu. Jika ada kritik atau saran kami sangat terbuka untuk dikomentari. Jika ada yang ingin menambahkan, silahkan ketik di kolom komentar. Dan apabila artikel ini berguna, silahkan kamu sebar seluas-luasnya.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of