7 Hal Yang Akan Membuang Waktu Kamu di Usia 20-an

Jika sekarang usiamu kepala dua, maka berhati-hati lah dalam bertindak! Karena di usia 20-an seseorang dapat menentukan hari-hari ke depan di usia yang lebih matang. Di usia 20-an seseorang bisa memulai meningkatkan kehidupan, namun juga bisa sebaliknya. Banyak yang bilang usia 20-an adalah masa-masa mencari jati diri.

Apabila kamu usia 20-an dan kamu tidak ingin hal-hal yang tidak mau kamu rasakan terjadi di kemudian hari, maka Sebatang.com telah merangkum 7 hal yang akan membuang waktumu di usia 20-an seperti berikut ini:

 

Terlalu Banyak Membaca Buku Motivasi

 

 

Membaca adalah hal yang positif, namun itu semua tergantung dari apa yang kita baca. Nah bagaimana dengan membaca bahkan mengoleksi buku-buku motivasi ? bukankah itu hal yang bagus ? sesekali memang iya, namun terlalu sering membaca buku-buku motivasi akan membuang waktu kamu.

Ingatlah bahwa motivasi hanya dibutuhkan oleh orang-orang yang dirinya sedang dalam keadaan terpuruk. Di usia 20-an kamu akan sering seolah-olah (ingat hanya seolah-olah) seperti merasakan keterpurukan dalam hidup, karena di usia tersebutlah pertanyaan tentang aspek kehidupan sedang banyak-banyaknya, seperti contoh “Saya mau jadi apa ?”,¬† “Apa Passion saya ?”, “Apa bakat saya ? “, “Saya cocok berkarir di bidang apa ?”, Dan sebagainya.

Ingatlah bahwa mencari jawaban dari itu semua dengan banyak membaca buku motivasi adalah hal yang sia-sia, bahkan keterpurukan itu semakin menjadi-jadi, karena kebanyakan buku-buku motivasi hanya menawarkan ilusi sukses untuk kamu.

Semakin banyak membaca buku motivasi, semakin banyak ilusi sukses yang masuk ke dalam pikiran kamu. Di kondisi¬† kamu yang merasa belum menemukan passion dan jati diri, kamu akan semakin kebingungan, karena kamu sudah berkhayal dirimu sukses namun belum melakukan apapun dengan alasan “tidak sesuai passion”.

Mengeluarkan uang untuk membeli buku-buku yang isinya lebih praktikal seperti “panduan membuat aplikasi android” , “cara menulis buku”, “cara bermain gitar”, “cara mengatur keuangan” dan sebagainya, atau mengikuti sebuah kursus akan lebih berguna daripada membaca buku-buku motivasi yang menyuruhmu berhenti dari pekerjaan, membenci sebuah proses dan selalu menceritakan kisah Drop Out nya Mark Zuckerberg dan Bill Gates sebagai contoh orang sukses.

 

 

Menonton Film Porno

 

 

Memang biasanya di usia 20-an hasarat seksual sedang menggebu-gebu, karena usia 20-an adalah masa dimana masa puber sedang berada di puncaknya. Di era informasi yang sangat terbuka, siapapun dapat mengakses informasi dengan begitu mudah melalui Internet, tidak terkecuali informasi tentang situs-situs yang menyajikan video – video porno, Kendati Pemerintah Indonesia telah melakukan pemblokiran terhadap situs – situs porno, namun situs tersebut masih dapat dengan mudah di-akses melalui penggunaan Virtual Private Network ( VPN ).

Selain membuang waktu produktifitas kamu, Menonton film porno juga sangat berbahaya untuk bagian terpenting dari otak manusia yang disebut Pre Frontal Cortex atau PFC. Bagian otak inilah yang membedakan manusia dengan hewan, karena PFC hanya dimiliki oleh manusia dan bagian inilah yang berfungsi untuk membuat manusia berkonsentrasi, dapat membedakan yang salah dan yang benar, serta berfungsi agar manusia dapat mengambil keputusan.

Namun apa hubungannya kerusakan otak dengan menonton film porno ? Jawabannya adalah Dopamin.

Dopamin yang dihasilkan karena perasaan senang meketika kecanduan menonton film porno dapat membanjiri PFC dan membuat PFC lama-kelamaan akan menyusut. Ketika PFC teah menyusut, maka fungsi-fungsinya seperti membedakan salah dan benar, mengambil keputusan dan konsentrasi akan berkurang dari seseorang yang kecanduan Pornografi.

Bahkan seorang ahli bedah otak yang bernama Donald Hilton Jr mengatakan bahwa otak seseorang yang kecanduan pornografi persis seperti otak seseorang mengalami kecelakaan tragis dan ia mengatakan bahwa kecanduan pornografi lebih sulit disembuhkan daripada orang yang kecanduan makan.

Itulah alasan sebatang.com memasukan “menonton film porno” sebagai poin dari hal yang membuang waktu kamu. Karena di usia 20-an lah kamu akan sering mengambil keputusan, jika PFC mu rusak karena pornografi, bagaimana bisa kamu mengambil keputusan sedangkan fungsi otak untuk menelaah benar dan yang salah rusak karena kecanduan pornografi ?

 

 

Bertahan pada pekerjaan yang tidak disukai

 

 

Memenuhi kebutuhan hidup dan alasan ingin mandiri seringkali menuntut seseorang untuk segera berpenghasilan dengan bekerja menjadi seorang karyawan. Tidak ada yang salah dengan menjadi sebuah karyawan, bahkan hal tersebut adalah keputusan terbaik disaat tuntutan dan desakan untuk memenuhi kebutuhan hidup harus disegerakan.

Karena menjadi seorang pengusaha atau pebisnis jauh lebih melelahkan dan tingkat ketidak-pastian akan penghasilan yang didapatkan jauh lebih tinggi dibanding menjadi sebuah karyawan.

Tidak ada yang salah juga apabila kamu mencoba sebuah pekerjaan untuk mendapatkan sebuah pengalaman, Namun hal tersebut akan membuang waktumu apabila pekerjaan tersebut selalu kamu keluhkan, tidak kamu senangi dan kamu terus bertahan di bidang tersebut.

Di usia 20-an seharusnya kamu masih memiliki banyak waktu untuk mengeksplorasi pekerjaan yang setidaknya dapat membuat kamu merasa nyaman dan aman.

Diluar passion, banyak sekali hal yang membuat seseorang dapat segera mengetahui bahwa pekerjaan yang ia lakuakn sebenarnya tidak ia sukai, seperti gaji yang tidak sesuai dengan jobdesk, jenjang karir yang sulit dicapai, perlakuan rekan kerja, jarak lokasi dari tempat tinggal ke kantor, jam kerja yang tidak jelas, bahkan pekerjaan itu sendiri.

Coba kamu telaah, apakah hal-hal yang disebutkan tidak seperti di atas di atas sampai saat ini masih baik-baik saja untu kamu lakukan? Jika iya, selamat! kamu sedang tidak membuang-buang waktu kamu. Namun jika tidak, maka sebaiknya carilah pekerjaan baru yang lebih kamu sukai! Mumpung usia kamu masih 20-an.

 

 

Menyesali masa lalu

 

 

 

“Aduh, seandainya dari dulu aku berolahraga!”

“Coba dulu aku ambil jurusan Psikologi”

“Seandainya aku gak pacaran dulu”

Diatas sudah bisa dikatakan sebuah bentuk ucapan dari penyesalan terhadap masa lalu. Berbagai pengandaian dan keluhan yang dikaitkan oleh masa lalu seringkali terucap dari orang – orang yang masih berusia 20-an.

Sebaiknya hentikanlah jika kamu masih suka berandai-andai dan mengeluh-kesahkan masa lalu, karena mesin waktu itu tidak ada! seandainya pun ada, tidak akan dibuka untuk publik karena membahayakan keberlangsungan hidup manusia.

Fokuslah pada hari ini, ya hari dimana kamu sedang membaca tulisan ini. Setelah membaca tulisan ini, ada baiknya kamu lakukan yang terbaik yang BISA kamu lakukan pada hari ini.

Menyesali masa lalu hanya boleh kamu lakukan ketika hari ini kamu tidak berbuat hal baik apapun, dan itu membuat kamu tidak menjadi apapun di masa tua.

Namun, daripada menunggu tua untuk menyesali hari ini, sebaiknya lakukanlah yang terbaik yang BISA kamu lakukan pada hari ini.

 

 

 

Terlalu memikirkan masa yang akan datang

 

 

Jika menyesali masa lalu itu membuang waktu, begitu juga dengan terlalu memikirkan masa yang akan datang. Pertanyaan-nya “kenapa bisa begitu ?” .¬† Karena 10 menit lagi adalah 9 menit 55 detik lagi, ya butuh 5 detik untuk membaca tulisan ini, itu artinya masa yang akan datang pasti datang dan harus kamu hadapi.

Memikirkannya hanya akan membuang waktu kamu, fokusmu akan sangat mudah terpecah apabila kamu terlalu memikirkan masa yang akan datang.

Contoh, ketika kamu memiliki niat kuat untuk mulai berolahraga lagi dengan lari pagi, jika pada malam harinya kamu sudah memikirkan bahwa lari pagi itu membuat tubuh berkeringat, basah, ngos-ngosan, maka kamu akan takut bertemu esok pagi karena harus menjalani dan alhasil kamu akan menunda alarm mu, bangun lebih siang dan tidak jadi lari pagi.

Maka yang kamu lakukan seharusnya melek saja dulu dari tidurmu di waktu pagi, bangun dulu dari tempat tidurmu, selanjutnya fokus untuk cuci muka dan hilangkan kantukmu, selanjutnya fokus untuk buka lemari kamu dan pilih pakaian yang siap untuk dibasahi keringat, setelahnya fokus ganti pakaianmu dan kenakan sepatumu!

Jika semua itu sudah kamu lakukan, sekarang terserah kamu, mau melanjutkan lari pagi mu dengan 1 langkah kecil, atau ganti lagi pakaian mu dan kembali tidur. Itulah pentingnya fokus untuk melakukan apa yang seharusnya kamu lakukan sekarang daripada memikirkan hal yang membuatmu takut untuk melakukan nya.

Berbuat sedikit jauh lebih lebih baik daripada berpikir ingin berbuat banyak.

 

 

Membandingkan diri dengan orang lain

 

 

Pada poin ini kata “Mmebandingkan” bukan hanya bermakna melihat hidup orang lain lebih enak dari kehidupan kita, kalau hanya hal tersebut sih sepertinya lebih kurangnya sudah sering dilakukan banyak orang dengan menguntit feeds sosial media milik orang lain.

Membandingkan disini juga termasuk ingin menjadi seperti orang lain, mencari-cari dukungan atas kekurangan diri dengan pencapaian orang lain.

Contohnya, kamu tidak kuliah, lalu mengatakan bahwa Mark Zuckerberg dan Bill Gates bisa sukses walaupun di Drop Out dari kampusnya.

Itu contoh kecil yang sering sekali dibahas oleh motivator anti pendidikan, mulai sekarang harus kamu ingat bahwa Mark Zuckerberg yang di-Drop out oleh kampusnya itu dibesarkan oleh keluarga berada dan Bill Gates, kendati pernah Drop Out, ia pun pernah megenyam pendidikan di lembaga pendidikan yang tinggi karena keluarga nya juga keluarga berada.

Jadi hentikanlah membuat perbandingan – perbandingan sempit, dirimu ya dirimu. Kamu tidak dituntut untuk menjadi milyarder di usia dibawah 30 tahun dan sebaiknya kamu jangan menuntut dirimu sendiri untuk hal itu.

Lakukanlah apa yang memang selazimnya sudah harus kamu lakukan untuk hidupmu.

 

 

Marathon Vlog Youtuber

 

 

Miris, banyak sekali orang yang membuang waktunya di youtube untuk video – video tidak penting tentang keseharian konten kreator. Alasan “Mencari Inspirasi” membuat seseorang melakukan hal ini.

Memperhatikan kehidupan orang lain dengan melupakan waktu – waktu penting yang dapat dimanfaatkan, menandakan bahwa seseorang tersebut tidak bisa dinikmati.

Di youtube banyak sekali video – video bermanfaat dan praktikal yang bisa membuat penontonnya dapat ikut sibuk dan lebih produktif, seperti tutorial membuat website, bermain piano, make-up dan bahkan cara belajar efektif.

Tidak salah sesekali memperhatikan kehidupan orang lain lewat vlog nya di youtube, namun apabila kecanduan hingga menonton secara marathon video – video nya, sangatlah membuang waktu kamu sia – sia. Terlebih apabila saat ini kamu di usia 20-an.

 

***

 

Itulah tadi 7 hal yang membuang waktu kamu di usia 20-an. Apakah ada yang tidak kamu setujui ? coba berikan alasan kamu dengan menuliskannya di kolom komentar ya.

Namun, apabila menurutmu masih banyak hal yang membuang waktu dan sering dilakukan oleh mereka yang usianya 20-an namun tidak dibahas di artikel ini, Coba tulis di kolom komentar, hal apa itu ? barangkali bisa jadi pertimbangan sebatang.com untuk membuar bagian ke-2 dari artikel ini.

 

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of